The 2011 Top 10 Law Schools in Indonesia (10 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Tahun 2011)

Posted: 31 Maret 2011 in Law (Hukum), Top 10 in Indonesia
Tag:, , , , , , , , , , ,

Di Amerika Serikat (US), memeringkat sebuah lembaga pendidikan khususnya lembaga pendidikan hukum (law school) adalah hal yang wajar dilakukan. Pemeringkatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada calon mahasiswa atau kepada orang tua calon mahasiswa untuk menentukan sekolah hukum mana yang akan dimasuki dan menghabiskan beberapa tahun kuliah hukum. Pemeringkatan ini juga sangat berguna bagi law firm (kantor hukum) disana untuk menentukan calon junior associate atau junior lawyer dari sekolah hukum mana yang akan diterima. Demikian juga bagi berbagai perusahaan yang membutuhkan lulusan sekolah hukum.

Pada umumnya pemeringkatan dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan dengan mempertimbangkan berbagai kriteria tertentu. Sekolah hukum yang mendapat peringkat tertentu akan dikategorikan sebagai reputable law school. Ada beberapa lembaga yang secara khusus melakukan research dengan mengumpulkan berbagai data yang valid untuk menentukan pemeringkatan sekolah hukum di US.

U.S. News’s Rankings, adalah lembaga yang paling terkenal dan paling kontroversial dalam pemeringkatan sekolah hukum di US, report dari lembaga ini mendefinisikan apa yang  dirasa sebagai sekolah hukum terbaik. Gourman Report – adalah penggagas pemeringkatan sekolah hukum di US, the Gourman Report adalah sebuah laporan akademis yang memberikan ukuran pemeringkatan sekolah hukum berdasarkan kualitas akademik lulusan dan kualitas akademik mahasiswa. Dr. Gourman adalah seorang professor di California State University – Northridge. Sayangnya, rangking Gourman Report paling terakhir adalah tahun 1997. Educational Quality Rankings (“EQR”) – dipublikasikan oleh by Brian Leiter, seorang professor di Sekolah Hukum, University of Chicago. Rangking yang terakhir dikeluarkan memfokuskan secara ekslusif pada tiga faktor utama untuk menjadi lembaga pendidikan hukum yang baik yaitu: “kualitas dari fakultas,  kualitas dari mahasiswa, dan penempatan kerja.”

Untuk sumber terbaik lainnya yang melakukan pemeringkatan sekolah hukum di US, bisa juga dilihat di Prelaw Handbook , sebuah panduan untuk memilih sekolah hukum di US, yang memberikan daftar sekolah hukum yang paling bergengsi dan juga peringkat sekolah hukum secara selektif dan juga berdasarkan faktor-faktor lainnya. Sumber terbaik lainnya adalah Top Law Schools, Law School 100, Law Vibe, Super Lawyers, dan lain-lain. Di US, sekolah hukum pada umumnya diakreditasi oleh ABA (American Bar Association), dimana terdapat 194 sekolah hukum dengan akreditasi penuh dan 6 sekolah hukum akreditasi dengan syarat.

Di Indonesia, sampai saat ini belum ada lembaga yang secara khusus memberikan pemeringkatan terhadap sekolah hukum atau yang lebih dikenal sebagai fakultas hukum yang ada di Indonesia. Yang ada hanyalah lembaga akreditasi universitas dan program studi yaitu Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Akan tetapi, informasi BAN PT ini tidak terlalu dikenal karena tidak disebarluaskan. Hal ini membuat calon mahasiswa dan orang tua calon mahasiswa kebingungan dalam menentukan fakultas hukum mana yang akan dimasuki. Kebingungan ini sering sekali berujung pada penyesalan mahasiswa tersebut karena telah salah memilih fakultas hukum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, akhirnya Penulis memutuskan membuat peringkat Fakultas Hukum di Indonesia.

Pada umumnya memeringkat Fakultas Hukum di Indonesia tidak serumit di US, karena disana masing-masing Fakultas Hukum berlomba secara cepat untuk menjadi yang terbaik. Lagi pula, fakultas hukum di Indonesia tidak sebanyak sekolah hukum di US. Berikut ini adalah peringkat Fakultas Hukum di Indonesia tahun 2011 yang Penulis susun berdasarkan beberapa kriteria, yaitu kriteria kualitatif yang berdasarkan pada kualitas lulusan (khususnya adalah penempatan kerja), kualitas mahasiswa (termasuk passing grade yang harus dilalui calon mahasiswa, metode penerimaan mahasiswa, prestasi yang diraih mahasiswanya, dan lembaga kemahasiswaan), kualitas fakultas (termasuk sarana dan prasarana, rasio dosen dan mahasiswa, serta manajemen fakultas) dan kriteria kuantitatif yaitu berdasarkan pada TOM (Top of Mind) masyarakat Indonesia. Data yang Penulis pergunakan serta cara pengolahannya mungkin tidak valid, jadi peringkat ini hanyalah sebagai bantuan atau acuan untuk menentukan pilihan.

1. Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok

Tidak perlu diragukan lagi, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) merupakan fakultas hukum terbaik di Indonesia sampai saat ini. Sebagai salah satu fakultas hukum tertua di Indonesia, FH UI memang layak mendapatkan “Peringkat Pertama” karena beberapa alasan berikut ini.

FH UI tetap mendorong semaksimal mungkin dosen-dosen berpendidikan S3 baik dari dalam dan luar negeri, yang salah satu diantaranyanya didukung oleh alumni dalam bentuk donasi untuk dosen yang sedang menjalani pendidikan. melakukan recharching di berbagai tempat, diantaranya di Belanda.

Mahasiswa FH UI juga banyak menorehkan prestasi baik ditingkat nasional maupun tingkat internasional. Di tingkat nasional FH UI biasanya mengungguli semua fakultas hukum lain di bidang International Law Moot Court Competition, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)/Program Kreatiitas Mahasiswa (PKM), dan Lomba Debat. Lulusan FH UI banyak berperan pada berbagai bidang kehidupan, mulai dari pemerintahan, peradilan, kejaksaan, pengacara, sampai kepada yang aktif dan mengabdikan diri pada lembaga-lembaga yang langsung mendorong pengembangan di masyarakat, seperti pada LSM lingkungan. Bahkan, hampir 60% kantor hukum ternama di Jakarta didirikan dan diisi oleh alumni FH UI . Keberadaan alumni FH UI memang memberi warna tersendiri bagi setiap aktivitas di negeri ini. Hukum Bisnis dan Hukum Internasional adalah bidang unggulan FH UI. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UI”,  maka setidak-tidaknya ada 13,6 juta halaman tersedia.

Kampus yang berada di kawasan Kampus UI Depok ini menyelenggarakan berbagai program akademik yaitu Sarjana Hukum Reguler, Sarjana Hukum Ekstensi, Sarjana Hukum Kelas Paralel, Pascasarjana Magister Ilmu Hukum, Pascasarjana Magister Kenotariatan, Pascasarjana Doktoral Ilmu Hukum.

2.       Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung

Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH UNPAD) didirikan secara resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 1957 tentang Pendirian UNPAD, tanggal 24 September 1957. Fakultas Hukum UNPAD merupakan salah satu dari empat fakultas yang menjadi cikal bakal UNPAD, sekaligus menjadi dasar identitas UNPAD dalam berkiprah di dunia pendidikan.

FH UNPAD layak berada di posisi kedua mengingat kualitas lulusannya yang banyak berkiprah di tingkat nasional maupun internasional. Lulusan FH UINPAD seperti halnya lulusan FH UI banyak berperan pada berbagai bidang kehidupan, mulai dari pemerintahan, peradilan, kejaksaan, pengacara, sampai kepada yang aktif dan mengabdikan diri pada lembaga-lembaga yang langsung mendorong pengembangan di masyarakat. FH UNPAD adalah pemasok terbesar kedua Sarjana Hukum ke kantor hukum ternama di Jakarta setelah FH UI. Beberapa law firm ternama di Jakarta juga didirikan oleh alumni FH UNPAD. Selain itu, mahasiswa FH UNPAD juga banyak memenangi kompetisi-kompetisi tingkat nasional dan seringkali FH UNPAD selalu membayang-bayangi FH UI dalam berbagai kompetisi. Fakultas yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun ini juga memiliki sarana dan prasarana perkuliahan yang lengkap dan mewah yang didukung dengan dosen-dosen yang berkualitas juga. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UNPAD”,  maka setidak-tidaknya ada 155.000 halaman tersedia.

Bidang Hukum Internasional dan Hukum Lingkungan adalah keunggulan fakultas yang beralamat di Jalan Dipati Ukur 35, Bandung ini. Hal ini disebabkan pada saat itu Mochtar Kusumaatmadja yang adalah Dekan FH UNPAD menjabat  ketua Konsorsium Ilmu Hukum dan menetapkan FH UNPAD sebagai role model pengembangan Hukum Internasional di Indonesia. Fakultas ini menyelenggarakan beberapa program akademik yaitu pertama, Program Sarjana (S1) Kelas Pagi dan Kelas Sore, dan kedua, Program Pascasarjana (S2 dan S3) yang terdiri dari: a)  Magister Kenotariatan; b) Magister Ilmu Hukum; dan c) Doktor Ilmu Hukum.

3. Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) adalah fakultas hukum tertua kedua di Indonesia setelah FH UI (82 tahun), dimana akan merayakan dies natalis ke 65 tahun ini. Menempatkan FH UGM di posisi ketiga setelah FH UNPAD sepertinya adalah tindakan yang salah dan kurang objektif, akan tetapi Penulis mempunyai pertimbangan lain. Setelah melakukan survei ke 25 law firm terbaik di bidang Corporate and Finance di Indonesia versi IFLR1000, penulis hanya sedikit menemukan lulusan UGM yang menjadi lawyer di 25 law firms tersebut. Hal ini menjadi poin minus FH UGM sebab sebagaimana kita ketahui, law firm adalah perekrut terbesar alumni fakultas hukum.

Sedangkan untuk kriteria lainnya, pada umumnya FH UGM unggul dibandingkan dengan FH UNPAD. Misalnya dalam kualitas fakultas (termasuk didalamnya adalah kualitas penyelenggaraan pendidikan, kelengkapan sarana dan prasarana, research, manajemen fakultas, rasio dosen dan mahasiswa, dlll) dan kualitas mahasiswa (keikutsertaan dalam berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional, prestasi-prestasi di bidang hukum dan kreativitas mahasiswa). Dan berdasarkan kriteria TOM, masyarakat Indonesia lebih mengenal FH UGM dibandingkan dengan FH UNPAD. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UGM”,  maka setidak-tidaknya ada  842.000 halaman tersedia.

FH UGM dalam penyelenggaraan pendidikan akademik hampir sama dengan FH lainnya, yaitu Program Diploma, Program Magister dan Program Doctoral. Program pendidikan di fakultas ini lebih unik dibandingkan dengan fakultas hukum lainnya karena terdapat  Undergraduate Program (D3 Hukum). FH UGM juga menjalin hubungan dengan beberapa fakultas hukum terbaik di dunia. FH UGM memiliki banyak bidang hukum unggulan, misalnya Hukum Tata Negara, Hukum Pidana, Hukum Perdata dan Hukum Lingkungan.

4.      Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Agak sedikit mengejutkan apabila Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH UNPAR) ditempatkan di posisi keempat dibandingkan dengan Fakultas Hukum lainnya yang ada di Indonesia. Pertimbangannya tiada lain adalah kualitas mahasiswa dan kualitas lulusan FH UNPAR yang sangat bagus serta sarana dan prasarana perkualiahan yang sangat memadai.

Memang berdasarkan kriteria TOM (Top of Mind), fakultas yang berlokasi di Ciumbeluit,Bandung ini lebih rendah dikalangan masyarakat Indonesia dibandingkan beberapa fakultas hukum lainnya. Akan tetapi, mahasiswa FH UNPAR sangat sering menorehkan prestasi di tingkat nasional, misalnya MCC Internasional (Philip C Jessup, International Humanitarian Law, dll), Lomba Lomba Debat dan LKTI. FH Unpar adalah pemasok terbesar ketiga Sarjana Hukum ke reputable law firms di Jakarta. Hukum Bisnis dan Ekonomi adalah bidang hukum unggulan fakultas ini. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UNPAR”,  maka setidak-tidaknya adA 70.900 halaman tersedia.

5.       Fakultas Hukum Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Atmajaya (FH ATMAJAYA) ini juga mendapat tempat tersendiri di berbagai reputable law firm di Jakarta. FH Atmajaya dapat dikatakan pemasok terbesar kelima Sarjana Hukum ke law firm -law firm ternama di Jakarta. Dan berdasarkan indeks TOM, apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH ATMAJAYA JAKARTA”,  maka setidak-tidaknya ada 114.000 halaman tersedia.

6.       Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta

Fakultas Hukum Universitas Trisakti (FH Usakti) merupakan salah satu fakultas hukum yang terkemuka di Indonesia. Fakultas yang sudah berumur 45 tahun lebih ini juga memiliki berbagai prestasi di bidang hukum ditingkat nasional. FH Usakti juga memiliki beberapa guru besar yang sangat disegani, sebut saja Andi Hamzah (Guru Besar Hukum Pidana), Bintan R Saragih dan Budi Harsono (Guru Besar Hukum Agraria). Selain itu, kampus ini juga didukung dengan fasilitas yang cukup mendukung mahasiswa untuk menjadikan lulusan FH Usakti sangat diminati oleh beberapa law firm ternama di Jakarta. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH TRISAKTI”,  maka setidak-tidaknya ada 71.900 halaman tersedia.

7.       Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya

Tahun 2010 adalah tahun kejayaan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR), bahkan beberapa berita mengenai FH UNAIR dengan berani mengatakan bahwa FH Unair menuju Fakultas Hukum terbaik di Indonesia. FH UNAIR berkali-kali menorehkan prestasi di tingkat nasional di bidang debat hukum, moot court competition dan LKTI. Akan tetapi, prestasi FH yang akan berumur 60 tahun ini dibidang lainnya belum terlalu menonjol, misalnya di bidang MCC International. Selain itu, tidak banyak alumni FH UNAIR yang berkarir di kantor-kantor hukum ternama di Jakarta. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UNAIR”,  maka setidak-tidaknya ada 92.000 halaman tersedia.

8.       Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang

Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH UNDIP) yang sudah berumur 54 tahun ini juga cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia (indeks TOM-nya baik). Pada umumnya, lulusan FH UNDIP banyak bekerja di bidang pemerintahan sebagai PNS, sehingga FH UNDIP kurang populer bagi law firm – law firm ternama di Jakarta. Meskipun demikian, di tingkat nasional, mahasiswa FH UNDIP juga banyak yang menorehkan prestasi khususnya di bidang moot court competition. Apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UNDIP”,  maka setidak-tidaknya ada 167.000 halaman tersedia.

9.       Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan, Tangerang

Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) adalah fakultas hukum termuda yang masuk jajaran 10 fakultas hukum terbaik di Indonesia. FH UPH didirikan pada tanggal 25 Juli tahun 1996, yang diprakarsai oleh Dr. (HC) Mochtar Riady. Kegiatan perkuliahan pada program Strata Satu (S1) berlangsung di Global Campus UPH Lippo Karawaci Tangerang dan dilaksanakan dalam dua pilihan bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Fakultas Hukum UPH aktif menjadi bagian dari beberapa kompetisi mootcourt (peradilan semu), baik nasional maupun internasional, seperti Lomba Debat Hukum Nasional Universitas Padjadjaran, Bandung; Kompetisi Mootcourt Nasional Djoko Soetono, Yogyakarta; Phillip C. Jessup International Law Mootcourt, Washington – USA; Stetson International Environmental Mootcourt Competition, Florida – USA; Elsa Mootcourt Competition, Taipei – Taiwan; dll.

Fakultas Hukum UPH telah meraih beberapa penghargaan dan prestasi, antara lain memperoleh peringkat 13 dari +100 Universitas di seluruh dunia pada Phillip C. Jessup International Law Mootcourt Competition; Juara I pada Lomba debat Hukum Nasional Universitas Padjadjaran; dll. Fakultas Hukum UPH merupakan salah satu anggota ASLI (Asian Law Institute) bersama-sama dengan National University of Singapore, Australian National University, Chulalongkorn University, University of Queensland, Southern Cross University, Singapore Management University, Hanoi Law University, Thammasat University, La Trobe University, Kobe University, University of New south Wales, dan universitas-universitas lain di beberapa negara asia dan non-asia. Fakultas Hukum UPH telah menjalin kerjasama dalam program dual degree dengan La Trobe University, Australia dan Murdoch University, Australia (sedang dalam proses). Dan bahkan, apabila kita search dengan Google, dengan kata kunci “FH UPH”,  maka setidak-tidaknya ada 352.000  halaman tersedia. Prestasi yang demikian cepat diraih FH UPH menjadikannya layak sebagai salah satu fakultas hukum terbaik di negeri ini.

10.   Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara, Jakarta

Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara (FH UNTAR) juga layak menyandang sebagai salah satu fakultas hukum terbaik di Indonesia. Fakultas yang berlokasi di kawasan strategis Jl S. Parman No. 1 Jakarta ini memang memilki indeks TOM yang kurang memuaskan dan bahkan apabila disearch dengan mesin pencari hanya sedikit info yang tersedia, akan tetapi kualitas mahasiswa, kualitas fakultas dan kualitas alumninya sudah tidak diragukan lagi. Fasilitas yang cukup memadai dan lulusan yang banyak bekerja di law firm – law firm ternama di Jakarta serta keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kompetisi hukum tingkat nasional layak menjadikan fakultas ini menduduki peringkat 10 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia.

Posted by: Kardoman Tumangger

Komentar
  1. anonymous mengatakan:

    lagi2 nais info gan.. bintang 5 meluncur

  2. Cindy mengatakan:

    Terima kasih atas infonya yang sangat membantu dalam menentukan Universitas mana yang akan saya ambil. Mau tanya, apakah setiap tahunnya penilaian ini akan berubah? Terima kasih.

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Ini hanya mencerminkan peringkat fakultas hukum, tidak mencerminkan peringlkat universitas secara umum. Tentu saja setiap tahun akan berubah, tergantung dari pada performance fakultas hukum tersebut.

  3. Chris mengatakan:

    wahhhh gak salah tuh…. bukannya karena saya alumni UGM ya.. tapi fakultas hukum UGM mencetak AKADEMISI dan bukan PRAKTISI.. jdi telak saja klo law firm di Indonesia banyak diisi oleh fakultas hukum dari universitas lain,,,.. tapi tolong cek..cekkk… dosen-dosen terbaik yang ada dseluruh Indonesia alumni Fakultas hukum UGM, kemudian kwalitas pengajar di UGM lebih tinggi dibandingkan yg lainnya. Jadi kalau hanya berdasarkan banyaknya alumni di law firm saya rasa tidak bisa dijadikan acuan yg mendasar utk menentukan yang terbaik. Terima kasih

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Hahaha, kan saya sudah tegaskan diatas sebelumnya Mas bahwa: “Data yang Penulis pergunakan serta cara pengolahannya mungkin tidak valid, jadi peringkat ini hanyalah sebagai bantuan atau acuan untuk menentukan pilihan.” Tapi meskipun kurang valid, tapi saya juga sudah menjelaskan mengenai argumentasi saya menentukan peringkat demikian. Dan saya menetapkan bahwa poin penilaian terbesar saya dasarkan pada kualitatif dan kuantitatif alumninya di reputable law firm di Jakarta. Yah, namanya juga kebebasan berpendapat, kalo mas punya pendapat lain, boleh juga, silahkan dituangkan…

  4. AKMAL HASUGIAN mengatakan:

    woi lek….
    PAKULTAS HUKUM USU PERINGKAT BERAPA LEKKKK…?????
    CEMMMMAAANAANYAA KAU…?????

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Sekali lagi saya tegaskan lae, bahwa poin penilaian terbesar, saya dasarkan pada kualitatif dan kuantitatif alumninya di reputable law firm di Jakarta. Hingga saat ini berdasarkan hasil penelitian saya, saya melihat alumni USU belum banyak berkecimpung di reputable law firm di Jakarta (khususnya Corporate and Finance law firm), jadi masih belum bisa dimasukkan dalam Top 10 Fakultas Hukum Indonesia. Yah, mungkin ada di peringkat 11-20, lain kali aku tambahkan deh. Hehehe

  5. bayu rohman cahyo widodo mengatakan:

    Thanks infonya

  6. G.B.P.H Romy Suryadiningrat mengatakan:

    UGM TU GA ADA APA2NYA DIBANDINGIN UNPAD, JELAS KALAH TU UGM MA UNPAD, UNPAD PUNYA TOKOH HUKUM YANG DIAKUI DUNIA INTERNASIONAL DAN TERKENAL NAMANYA Mochtar Kusumaatmadja, ADA GA TOKOH HUKUM UGM SEKELAS BELIAU? BUNG UGM TU GA BERTAJI! KALO GA KALAH MA UI, KALH MA UNPAD, UGM UNIVERSITAS TERBAGUS!, TAPI TERBAGUS DI JOGJA. GA UNTUK DI INDONESIA.

    • munarsih mengatakan:

      Ha ha ha Muchtar Kusumaatmaja tuh hanya terkenal di Bandung ama Jakarta aja. Waktu jadi Menlu, gak ada apa2nya. bung, dia bagusnya jadi konsultan aja. fair aja lah, semua Univ ada plus minusnya. Tegantung manusianya. Lulusan mana aja kalo orangnya males yg jeblok lah.

      • domanhukumunpad mengatakan:

        Waduh, ini salah satu kesalahan fatal generasi bangsa. Justru Mochtar Kusumaatmadja terkenalnya di dunia internasional, bukan cuma di Bandung dan Jakarta. Kalo Ibu pernah belajar Hukum Internasional, Hukum Laut Internasional, atau Hukum Humaniter Internasional, Ibu pasti tahu siapa itu Mochtar Kusumaatmadja. Atau kalo pernah dengar Wawasan Nusantara atau Archipelago State di UNCLOS, dia lah pencetusnya.
        Memang iya, semua univ ada plus minusnya. Tetapi kenapa selalu dibuat pemeringkatan? Tujuannya pasti ada…

      • rudyfebrianto mengatakan:

        hahahaha… kasian dikau bu…. pengetahuannya cetek gitu mengenai tokoh hukum Internasional….. kasian , mending banyak belajar lagi bu… jangan cuma ngoceh yang tidak berbobot….Rudy Febrianto (alumni UNPAR Bandung)

      • Chris mengatakan:

        wah knpa sih hx gara2 peringkat kita udah saling menghina… gak usahlah saling menghina.,, memberikan komentar boleh tapi jgn menghinalah.. ok…

      • domanhukumunpad mengatakan:

        Terima kasih Cris, bener banget. Ngapain sampai saling menghina. Damai2 saja lah. Hehehehe

    • pembela keadilan mengatakan:

      haha kayaknya ada yang sakit hati nih sama FH UGM, kalo mau dibandingin lulusannya, boleh dibandingkan mas, yang pasti UGM itu orang2nya kalem, gak banyak omong dan gak bawa almamater, rendah hati, tidak sombong, coba deh main2 ke FH UGM, bisa kok dibandingkan, kalo untuk lawfirm ugm memang tidak kesitu lebih pada pemerintahan dan perusahaan ternama

      • domanhukumunpad mengatakan:

        Ya memang, oleh karena itu saya meletakkan UGM di posisi ke tiga karena apabila disurvey, alumni UI dan UNPAD jauh lebih banyak di law firm-law firm ternama dibandingkan alumni UGM. Dan saya memberikan poin terbesar terhadap banyak tidaknya alumni yang direkrut di law firm-law firm ternama di Jakarta…

    • law mengatakan:

      Mochtar Kusumaatmadja kan di bidang hukum internasional, jadi jelas aja di dunia internasional, gimana sih nih mas bro… lagian kalau anak2 PK internasional di fakultas gw bilang buku karangan Mochtar isinya Hoaxs doang, mending beli buku strake hahaha

      • domanhukumunpad mengatakan:

        Yah, untungnya mas mengenal beliau. Yah terserah deh kalo bilang bukunya isinya HOAX. Tapi sampai sekarang ini belum ada pakar hukum internasional di Indonesia yang bisa menandingi kepakaran beliau di bidang HI. Dan satu lagi, J.G. Starke, bukan Strake ya…

    • agus s mengatakan:

      maaf, perlu dikoreksi. Pak Mochtar Kusumaatmadja itu alumni Fakultas Hukum UI angkatan tahun 1949 dan diwisuda tahun 1955.

      • Kapten Belanda mengatakan:

        Maaf ya. Karena Prof. Mochtar urang Sunda asli, dan memang Universitas Padjadjaran didirikan berdasarkan tuntutan bahwa masyarakat Sunda dan Jawa Barat memerlukan suatu lembaga pendidikan tinggi yang dapat dibanggakan, maka beliau lebih memilih membesarkan nama kampus kebanggaan rakyat Jawa Barat tersebut dibandingkan dengan Universitas Indonesia (UI), yang notabene isinya “orang-orang J*wa” dan merupakan sisa-sisa kolonial pemerintahan Hindia Belanda.

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        Memang Prof. Mochtar Kusumaatmadja terkait lebih erat ke Unpad dari pada UI sekalipun beliau alumni UI.

    • Mariyani mengatakan:

      wah pak setiap kampuz tuh beda, kami aza yang di sulawesi tau ko tentang keunggulan fakultas hukum UGM

  7. Anggara mengatakan:

    wah heboh bgt ya… jgn terlalu bangga mas,,penentuan peringkat universitas ga cuma dari 1fakultas aja,ga cuma itu bnyka kriterianya,,,so maaf ya,,Unpad tuh udah jauh kalah sama UGM,UI,ITB,Unair, dan Undip,,, Unpad masuk 5besar aja engga,,,

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Iya, memang bener banget, penentuan peringkat universitas bukan cuma dari satu fakultas saja. Dan dalam tulisan saya juga tidak pernah menyebutkan peringkat universitas, tapi peringkat fakultas khususnya fakultas hukum. Kalau pernyataan Saudara yang menyebutkan “Unpad jauh kalah dibandingkan UI, UGM, ITB, Unair dan Undip”, itu namanya sangat keterlaluan dan tidak berdasar. Tapi kalo dibilang, Unpad dibawah UI, ITB dan UGM memang benar. Tapi sekali lagi, ini bukan peringkat Universitas, dan ini hanyalah survei dan pendapat pribadi. Ok2..

    • ima mengatakan:

      mas.. kan kuliah d unpad pasti banggain almamater sendiri lah..
      setiap fakultas pasti punya kelebihan masing2. matkul HI pake buku pak mochtar(unpad), pidana pak barda(undip), msih banyak lagi.. semua kan saling melengkapi..

  8. fahufahu mengatakan:

    bang izin , copas buat tread kaskus boleh gk ? ntar pake sumber ini .
    ane juga anak hukum FH Unpad 2009 . hehe

  9. fh ugm nomer 3 yah, g p2, sebagai alumni ttp bangga^^

  10. ica mengatakan:

    hihiiii…..bisa perang universitas nih kalo peringkatanya gak objektif gini… :p

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Tidak ada yang objektif, yang objektif hanyalah objektif itu sendiri. Apa sih kategori objektif? Saya menyusun peringkat berdasarkan satu kategori utama, yaitu kuantitas dan kualitas lulusan yang diterima di reputable law firm di Jakarta. Ok2..

      • Mariyani mengatakan:

        berarti nulisnya bukan 10 fakultas terbaik di Indonesia berdasarkan reserach law firm, soalnya dari judulnya jadi kontversi

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        Baiklah, sarannya diterima. Tunggu aja ntar hasil penelitian terbaru saya yang akan dilaunching pada awal Maret untuk peringkat 2012 dengan metode pendekatan yang lebih baik. Saya yakin pasti akan banyak perubahan karena saat ini saya menggunakan indikator yg lebih banyak..

  11. titans mengatakan:

    atma jaya banyak yang diambil ya orangnya ? waaaa moga moga ane diambil deeh :D

  12. andddoo mengatakan:

    wahh, ternyata FH UNIKA ATMA JAYA masuk Top 5.. NICE!!! Thaks for infooo… tapi kok FH UPH jauh bgt yaa di posisi ke-9 ????? N congrats buat UNPAD….!! (UNPAD emang the best di FHnya)..

  13. fery juandi mengatakan:

    bang coba dong vasilitasi kami yang di kal-bar sering ada acara debat hukum yang ada di jakarta yang katanya se indonesia,tetapi kami jarang diikut sertakan kami mahasiswa yang ada di kal-bar,saya berani jamin kok pengetahuan ilmu hukum kami gak beda-beda jauh kok dengan yang ada dilur kal-bar.tanks

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Sebenarnya kalo mw ikutan acara2 kompetisi hukum, teman2 di Pontianak harus sering2 menjalin kerja sama dengan BEM Fakultas Hukum yang ada di Pulau Jawa yang paling sering mengadakan pertandingan di bidang hukum. Dan juga harus aktif mencari informasi sehingga pamor fakultas hukum yang ada di Pontianak terangkat sampai ke Jakarta..

  14. Cecilia Lauw mengatakan:

    Terima kasih pemeringkatannya…semoga para mahasiswa dan dosen FH lebih semangat dalam proses belajar mengajar….memang negara kita sangat membutuhkan sarjana praktisi hukum yang bermutu baik.

  15. mustomo mengatakan:

    coba deh kuliah di fh unpar, jago deh kalo ipk diatas 2,75 !!!!!

    • domanhukumunpad mengatakan:

      IPK bukan jaminan mas, IPK tinggi atau rendah bukanlah menjadi indikator saya. Indikator yang saya pakai sudah saya sebutkan di dalam blog. Btw, terima kasih sudah mengunjungi blog saya..

      • anddooo mengatakan:

        @doman : Bukan jaminan?? yang benar adalah belum tentu menjamin kualitas baik/tidak baiknya suatu universitas..
        btw, apakah lawfirm2 terkenal dan unggul itu rata2 berada di jakarta??,(smstr 1 unika atmajaya )

  16. muhammad ihsan mengatakan:

    makasih ya mas.. tas infox..masih ragu mpe skrang!!!!

  17. andddooo mengatakan:

    Kalau boleh tau, apakah law firm- law firm terkenal dan terbaik itu mayoritas ada di jakarta??, jika anda bekerja pada salah satu law firm tsb, apa saja hal2 yg paling di perhatikan dalam merekrut lawyer?? Apakah berdasarkan IPK atau ada hal2 lain yg mendukung..?? Thx! (Semester 1, FH Atmajaya)

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Untuk info law firm – law firm terbaik di Indonesia, silahkan klik disini. Disana kamu akan menemukan bahwa 30 law firm terbaik di Indonesia ada di Jakarta. Saya sekarang bergabung di BPS Legal PT Pertamina (Persero) dan tidak bekerja di law firm. Hal-hal yang diperhatikan pada saat merekrut junior lawyer adalah:

      1. Pasti CV kamu, apakah kamu aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi baik skala nasional maupun internasional, terutama kegiatan2 yang menggunakan bahasa Inggris (kapabilitas berbahasa Inggris adalah harga mati di law firm – law firm terbaik).
      2. Apabila CV kamu menarik perhatian mereka, maka mereka memanggil dan melakukan tes tahap pertama yaitu written test (test tertulis mengenai ilmu hukum dan dalam bahasa Inggris).
      3. Pada beberapa law firm, setelah written test lulus, maka akan ada lagi membuat essay dalam bahasa Inggris sekitar 1000-3000 kata.
      4. Setelah itu akan ada wawancara dengan senior associate atau partner di law firm tersebut.

      IPK bukan menjadi perhatian utama, yang penting IPK kamu minimal 3,00.

  18. KASYOGA mengatakan:

    HIDUP FH UII…!!!

  19. iwan tanjung mengatakan:

    terimakasih mas, sudah membuat saya dan teman2 lain lebih bangga lagi sebagai alumni fh unpar 79 …
    hal ini juga sangat bermanfaat bagi anak saya yang ingin menjadi notaris dengan rencananya kuliah di fh unpar angkatan 2015 …
    ditunggu terus up-date-nya …

  20. lulu mengatakan:

    FH UII ?

    • domanhukumunpad mengatakan:

      FH UII juga lumayan bagus kok mungkin di peringkat 11 atau 12, tapi poin terbesar saya letakkan pada apakah alumninya banyak direkrut di law firm-law firm ternama di Jakarta atau tidak..

  21. Anonim mengatakan:

    Salam almamater dan rekan hukum semuanya. Perkenalkan saya alumni point 4 di atas. Saya ingin sedikit memberikan komentar. Bagi saya, semua fakultas hukum yang ada di Indonesia sama saja. Yang membedakannya hanyalah kualitas dan kuantitas dari 3 hal, yaitu tenaga pengajar (dosen), mahasiswa/i dan sarana prasarananya. Jika semuanya saling komplementer, maka hasil yang di dapatkan akan sesuai harapan, dalam hal ini adalah timbal balik dari ke 3 hal tersebut. Gelar SH bukan jaminan dan kebanggaan jika ilmu yang diterapkan jauh dari apa yang seharusnya dilakukan. Keadilan ? ya, itu yang terpenting dalam penerapan ilmu yang telah ditempuh. Ingat, ilmu yang telah di dapat tersimpan tanggung jawab yang besar, terutama pada Tuhan. Sukses selalu untuk semua teman dan rekan hukum.

    • domanhukumunpad mengatakan:

      Salam juga..
      terima kasih sudah berkomentar dengan baik di blog ini. Memang benar sih, bukan gelar almamater atau gelar SH yang perlu dibanggakan, tetapi sejauh mana setiap alumnus sudah berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Akan tetapi, upaya memeringkat suatu fakultas bukanlah hal yang salah kan? Ini adalah hal yang wajar dilakukan di negara-negara maju, dan banyak sekali manfaatnya. Sukses juga buat mas dan seluruh pembaca..

  22. G.B.P.H Romy Suryadiningrat mengatakan:

    proses pendidikan di perguruan tinggi hukum itu sangat penting dan berpengaruh pada karakter para mahasiswa hukum itu sendiri, jadi di perguruan tinggi hukum manakah seseorang menuntut ilmu sangatlah penting, oleh sebab itu semakin baik FH dimana mahasiswa hukum itu belajar, semakin besar peluang mahasiswa hukum itu untuk meraih sukses. contoh kesimpulannya, lulusan UI punya peluang lebihbesar daripada lulusan UII. kata siapa orang UGM itu kalem – kalem? orang UGM tu suka pada ngeGHOST! kalo saya jadi mendiknas, saya buka persaingan yang sehat tanpa memihak antar ptn, saya yakin UGM ga ada apa-apanya, UGM kelaut, UGM itukan cuma jadi salah satu alat untuk mempertahankan Jogja.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Hahaha, beberapa kalimat Bapak saya setuju. Tetapi kalimat terkahir itu saya sangat tidak setuju. Saya sangat menghargai keberadaan UGM sebagai universitas tertua di Indonesia dan sumbangsih alumninya sudah sangat banyak kepada bangsa dan negara. Jadi, janganlah sampai kita menghina. Ok2.. Peace!!

    • A.Munik mengatakan:

      ahahaha……, saya rasa anda dulu tidak keterima di UGM atau atasan anda dan pesaing di lingkungan anda bersosialisasi juga adalah orang UGM dan anda tidak bisa bersaing dengan baik terhadap orang orang “UGM” tersebut, atas dasar tersebut anda menjadi sangat membenci orang orang dengan atribut UGM. Tuhan menciptakan perbedaan agar manusia bisa saling melengkapi bukan saling menjatuhkan. saran saya terhadap anda “BELAJARLAH LEBIH BANYAK LAGI AGAR ANDA TIDAK SELALU MENJADI LOOSER”.

  23. ivandefacto mengatakan:

    hasil survey yang sangat menarik :)

  24. fka mengatakan:

    mantab FHUI..go fight win dah pokoknya

  25. anonyms mengatakan:

    yang terbaik diantara kalian apa pun atributnya adalah orang atau alumni yang paling banyak manfaatnya bagi umat manusia. misal para nabi, para ilmuwan, para dermawan hanya tiga itu gak ada yang lain.

  26. Dengan hormat,
    UU Perbankan denagn sistem pemberian gaji

  27. BB mengatakan:

    Tambahan buat Prestasi Mootcourt International FHUPH:
    2010: Runner up ASIA CUP di Jepang (Hanya UPH yang terpilih dari semua Univ. di Indonesia berdasarkan memo terbaik) juga memenangkankan 3rd and 5th best oralist.
    2011: Juara I Jessup se Indonesia, mengirimkan timnya ke Hong Kong utk VIS East 2011, ke Jepang lagi dan salah satunya memenangkan Best Oralist, juga ke Taiwan utk WTO.
    5-10 tahun ke depan lagi, kita tunggu aja jebolan PH yang akan mendominasi… :)

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Fakultas Hukum UPH memang bisa dibilang sangat gesit dan cepat dalam mengejar kemajuan & menorehkan prestasi. Maka tidak berlebihan pernyataan Saudara yang mengatakan UPH akan mendominasi 5-10 tahun ke depan. Mungkin tahun depan peringkatnya akan melejit tajam, tapi kita akan lihat lagi. Karena sebagaimana telah saya sebutkan sebelumnya, indikator terbesar adalah banyak tidaknya alumni yang bekerja atau di rekrut di Top 30 law firm di Jakarta.

  28. WM mengatakan:

    nice article.
    tapi kalau ditambah kriteria “alumni paling exist” pasti FH UII (Univ.Islam Indonesia) No.1 hehe…

  29. sudarto mengatakan:

    admin.saya mau nanya klo mau kerja di lawfirm ternama apakah harus bahasa inggris yang di utamakan.
    klo kemampuan bahasa asing saya lebih yang bahasa jermannya bisa kagak

  30. akucah IPFHUII mengatakan:

    To: G.B.P.H Romy Suryadiningrat,,tampaknya anda suka sekali membuat perselisihan bung,, anda jangan hanya melihat dari satu sudut pandang saja,, kesimpulan menurut saya sih yang terpenting seberapa pentingnya alumni berkontribusi pada penegakan hukum yang belakangan ini semakin mengalami kemunduran di Indonesia.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Setuju bung,..tidak ada gunanya membuat perselisihan, yang ada hanyalah kerugian. Sebenarnya yang paling penting memang bagaimana kita semua Sarjana Hukum memberikan kontribusi bagi penegakan dan pengembangan hukum di Indonesia maupun di luar negeri..

  31. Herry mengatakan:

    Wah lumayan dapat referensi buat FH di Jakarta.Nice info! Gw lagi berencana ambil Magister hukum tp s1nya non hukum. kira2 pilihan jurusan hukum apa yg tersedia apa aja ya bro? sebenarnya gw ga begitu ngerti hukum makanya pingin mendalaminya. kira2 ada saran2 ga bro sebelum gw daftar. Banyak terima kasih untuk informasinya. FYI lebih prefer hukum urusin bidang corporate.

  32. AKU BUKAN S TONG@ mengatakan:

    Kalau Anda Tidak Punya Data VALID Anda Tidak Perlu Memberi Peringkat. Namanya tuh Pembodohan dan PEMBOHONGAN.
    Saya Bukan Alumni manapun, Saya Hanya Lulusan SMA.
    Tapi Pertanyaanku Kemana Nama Besar UII, Yang Nota bene Punya Banyak Alumni Yang Berkiprah di Nasional. Saya Bisa Menyebut beberapa Advokat yang Bagus diantaranya:
    Sdr Maqdir Isma’il = dia Advokat Antasari Azhar. Sdr, Hendri Yosodiningrat dan Sdr Yusuf Amir.

    PEJABAT PUBLIK : Mahfud MD = Ketua Mahkamah Konstitusi 2 Periode
    Dharmono = Wakil Jaksa Agung
    Artidjo A dan Salman Luthan = Hakim Agung
    Abdul Haris S = Ketua LPSK
    Ifdhal Kasim = Ketua Komnas HAM
    Suparman Marzuki = KY
    Busro Muqoddas = Ketua KPK

    Tuh Data Bro,,,dan Masih Banyak Yang Lainnya. Pertimbangkan…Kalu Ukuran Kamu PRESENT

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Masalah apakah ini pembodohan atau pembohongan, para pembaca dapat menilai sendiri. Dan sekali lagi, harap dibaca setiap detil kalimat yang saya pergunakan, sebab apabila tidak, maka Anda akan terjebak pada emosi dan berpendapat kurang ilmiah. Penilaian terbesar saya berikan terhadap alumni dari Fakultas Hukum tersebut yang dapat berkiprah di law firm ternama di Jakarta, kemudian kategori2 lainnya menyusul misalnya rasio dosen – mahasiswa, fasilitas, Top of Mind (TOM) masyarakat, keikutsertaan dalam kompetisi nasional maupun internasional, dll. Ok2,,

  33. Nadieya Kirei Na Hito mengatakan:

    keinginan terbesar adalah bisa masuk fakultas hukum dan psikolog di Universitas faforit…..
    semoga ini bukan hanya sekedar keinginan, namun bisa terwujud menjadi sebuah kenyataan……Amin

    Like this, terima kasih semuanya….
    ini bisa menjadi bahan motivasi saya untuk kedepanya….

  34. caca mengatakan:

    Baca komen2 di atas dan ternyata masih banyak orang yang berpikiran sempit dan nggak menghargai kebebasan berpendapat. Ranking ini kan dibuat penulis berdasarkan kriterianya sendiri, jadi ya sah-sah saja. Berdasarkan pengalaman saya bekerja memang pada praktiknya di perusahaan-perusahaan besar dan lawfirm ternama masih didominasi UI dan Unpad.

    Dan yang protes soal Prof. Mochtar, please riset dulu baru ngomong. Beliau paket komplit seorang pendidik, negarawan dan juga lawyer. Beliau bukan hanya pakar hukum yang diakui nasional, tapi juga oleh dunia Internasional. Konsep wawasan nusantaranya membuat kita diakui sebagai negara kepulauan yang berdaulat, dan beliau melindungi setiap jengkal kepulauan kita sampai wilayah terluar dengan diplomasinya yang elegan. Kalau sampai anda bilang beliau nggak ada apa2nya waktu jadi menlu, wah, anda masih perlu belajar banyak.

    Tapi nekat juga ya penulis bikin review ginian, pasti rusuh, hahaha. nice review btw :D

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Bener sekali Ca, kenapa sih masih ada aja yang berpikiran sempit. Hari gini belum bisa menghargai pendapat orang lain, kalau mau menyanggah boleh aja sih. Lagipula ini tulisan bukan 1-2 hari mengerjakannya, butuh berhari-hari juga. Hehehehe…

      Bikin review, apalagi mengenai rangking pasti kontroversial, kapanpun dan dimanapun (di Amerika aja masih kontroversial)..

  35. ronny mengatakan:

    Thx kepada Penulis yang sudah mau berbagi informasi kepada adik-adik kita yang mau melanjutkan kuliah di FH. Informasi ini tidak baku dan saya yakin Penulis telah melakukan Survey dan mencari informasi yang cukup akurat. Janganlah kita saling berdebat dengan kata-kata yang kasar (Ini Forum Intelektual). Terakhir…saya mau berpesan untuk Bu Cecil…..jangan terlalu pelit kasi nilai ( Susah banget dapet IPK 2,75…apalagi 3,…), jadi susah deh bersaing kalo mau ngelamar kerja…FH di kampus lain banyak temen-temen saya yg kemampuanx di bawah saya (Waktu SMA) IPK nya kok mereka jauh lebih tinggi dari saya….Unpar aja nih yang pelit kasi nilainya….Jangan marah ya Bu Cecil…Ini hanya masukan dari saya…HIDUP UNPAR…..

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      terima kasih kepada Sdr. Ronny yang sudah berkunjung ke blog saya. Memang ini hanya pendapat saya pribadi yang didasarkan pada metode pendekatan yang kurang valid (kebetulan saya bukanlah lembaga riset), tapi menurut saya cukup menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Bagi yang tidak setuju, saya sangat hargai. Yang penting ada dasar yang kuat mengenai pendapatnya,….

      Hahaha, ibu Cecil dapat masukan nih kayaknya..

  36. Mathew Thomas Philip mengatakan:

    Dear Sir,
    Your article on the top law schools was very interesting. I wanted to ask something. I am a lawyer in Malaysia. We are exclusively a litigation practice. We have a foreign law students internship program, details of which are on the web at http://www.thomasphilip.com.my. Most of the law students who have participated in the internship have been from Australia or UK. I am interested to find out if Indonesian law students would be interested in a litigation internship in Malaysia? Our law firm would be happy to make contact with the Indonesian law schools. Your feedback is most appreciated. Thank you.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Dear Mr Philip,
      I really appreciated when you said that my article is very interesting. I think you’re in the right place to find Indonesian law student. I can connect you with some of Indonesia top law schools and I think they’ll interest with your program. So, just say what I can do for you?

  37. keke mengatakan:

    @ kardoman : perkenalkan nama saya Keke, saya mempunyai kawan di Malaysia dan dia seorang pengacara. Beliau bermaksud mengadakan program magang untuk Lawyer Indonesia, saya bukan lulusan fakultas hukum maka saya browsing untuk mencari info tentang fakultas hukum dan juga law firm terbaik di Indonesia dan saya menemukan blog anda. Kemudian saya share link blog anda ke kawan saya, beliau tertarik dengan blog anda, dan kalau anda tidak keberata saya mau minta alamat email anda untuk saya forward ke kawan saya di Malaysia, ada beberapa pertanyaan yang beliau ingin ajukan, saya merekomendasikan anda kepada beliau karena saya pikir anda pasti lebih bisa menjawab pertanyaan2 yang beliau ajukan ketimbang saya yang sama sekali tidak mengerti tentang hukum… hehehhehe.. terima kasih sebelum nya,,

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Wow, suatu kehormatan besar bagi saya bisa membantu temen2 disana. Apakah temen kamu itu Mr. Thomas Philip? Kalo ada yang dapat saya bantu, bisa menghubungi saya di +6281220451844 atau e-mail doman.tumangger@gmail.com. Dan menurut saya ini adalah kesempatan yang sangat bagus buat junior-junior lawyer di Indonesia untuk menimba ilmu di Malaysia. Dan terima kasih sekali sudah membaca blog saya bahkan merekomendasikan ke seorang pengacara di malaysia..

      • keke mengatakan:

        Iya betul beliau adalah Mr. Thomas Philip.. Terima kasih anda sudah berkenan memberikan alamat email dan contact number anda, saya yakin beliau akan senang sekali anda mau ikut membantu dalam programnya..

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        Yeah, beliau sudah menghubungi saya. Saat ini beliau sedang ada di Australia dan dia akan menghubungi saya setelah kembali ke Malaysia.

  38. Dameria Golda Meir mengatakan:

    10 fakultas hukum terbaik di Indonesia tahun 2011

  39. wahyudin mengatakan:

    wah makasi infonya ne…apakah ini juga berlaku untuk magister hukumx jgy?mksdx ranking fh tuh?

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Tidak berlaku bro, ini hanya untuk S1 saja, kalo S2 beda lagi pemeringkatannya. Kalo untuk memeringkat S2, saya merasa kurang kompeten, tapi saya bisa kasih rekomendasi kalo ke kampus mana kalo mw ambil S2, semua tergantung dari jurusan apa yang dipilih…

      • wahyudin mengatakan:

        tolong kasi saya petunjukx kampus yg bagus untuk S2 Hukum….kalau bisa c 5 dr swasta n 5 dr ptn…saya mau ngambil konsentrasi htn.trims sebelumnya

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        Kalo untuk S2 Hukum di Indonesia, belum ada kampus yang outstanding (bener-bener bagus). Saya udah lihat beberapa temen yang menjadi lulusan dari kampus2 tersebut. Kalo dilihat berdasarkan akreditasi BAN-PT, maka Program S2 yang bagus diantaranya:
        PTN
        1. FH UI (A)
        2. FH UGM (A)
        3. FH UNAIR (A)
        4. FH UNDIP (A)
        5. FH UNIBRAW (A)

        PTS
        1. FH UII (A)

        Sangat disarankan ambil yang PTN aja..

  40. S.S.NASUTION mengatakan:

    LAH FH UII KEMANA INI?
    PARA ALUMNI NYA YANG SUDAH BANYAK BERKIPRAH MASIH KURANG KAH UNTUK BISA MEMBUAT FH UII MASUK PERINGKAT 10 BESAR?

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Gak kemana2 kok, masi di Yogyakarta. Menurut saya sih masih belum bisa apabila berdasarkan pendekatan yang saya lakukan. Tahun 2012 (bulan Februari) saya akan melaunching hasil penelitian terbaru saya mengenai Top 10 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia, semoga FH UII bisa nangkring disana.

  41. wahyudin mengatakan:

    ok deh.trims saran n infox.ini pasti sangat berguna bukan hanya bagi saya.tp tk semua pembaca blog ini.hasil penilaian/penelitian anda ini saya rasa sangat relevan kq….
    mungkin untuk top 12 bru masuk UII dan Atmajaya jogjakarta

  42. dedentulank mengatakan:

    Makasih atas Informasinya. Melalui ini saya semakin semangat untuk meneruskan ke Fakultas UNPAD. kalau boleh saran, cantumkan kelemahan dari Universitas itu juga.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Siap! Pada intinya, kesuksesan kuliah ditentukan oleh 2 hal, yaitu kita sendiri (internal) dan lingkungan kuliah (eksterna,). Internal itu termasuk kecerdasan sejak lahir, kemauan, dan semangat. Sedangkan eksternal misalnya faktor kampus dan teman2 kita. jadi kampus yang bagus belum tentu juga menjamin kualitas mahasiswanya bagus kalo mahasiswanya sendiri tidak mau berusaha..

  43. Hendy Bholonk mengatakan:

    hukum acara pidana dan kuhd perdata sangat memukai niat ku untuk mempelajarinya

  44. Ramadavi mengatakan:

    Sangat menarik sekali membacanya. Mas bro, ane request nih. Tolong sebutin sekalian unggulanya yah, semisal untuk UI hukum international ma bisnis. disitu kan cuma beberapa aja yg disebutin.
    Terlepas dari itu semua saya sepakat juga bahwasanya jika di dasarkan pada penilaian obyektivitas tidak hanya pada sapa yg dominan law firm di jakarta, melainkan juga kontribusinya bagi bangsa & negara, saya prediksi UI, UGM, UNPAD, UII, UNDIP, UNAIR, UB, USU … :D

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Terima kasih mas bro, saat ini saya sedang melakukan penelitian lagi untuk Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Tahun 2012 dan kemungkinan akan saya release pertengahan Februari 2012 atau awal Maret 2012. Kita lihat saja apakah ada pergeseran dari peringkat tahun 2011..

  45. Januari Sihotang mengatakan:

    ya iyalah. yang paling banyak bekerja di kantor hukum di jakarta dari UI dan UNPAD. kemana lagi cari kerjanya kalau bukan ke sana. kalau Alumnus Fakultas Hukum USU tentu lebih banyak di Medan. jadi, tolong, judul pemeringkatannya dispesifikkan. Bisa sja ini membohongi publik, terutama adek2 SMA yang mau melanjut ke FH. Perlu diingat, bahwa yang sering diekspos media bukanlah yang terbaik. tolong anda pikirkan juga faktor jarak. menurut saya, yang terbaik itu adalah FH UI, FH UGM, FH UNHAS dan FH USU. satu lagi, FH UNAIR. kalau FH UNPAD? Universitas Pasti Doktor.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Menurut saya, kualitas alumni adalah salah satu poin yang paling besar nilainya dari kualitas sebuah fakultas/universitas. Dan sebagaimana kita tahu (saya ragu apakah Anda tahu atau tidak), masuk di law firm ternama di Jakarta adalah prestise tertinggi bagi seorang sarjana hukum karena memang yang lolos ke law firm tersebut adalah alumni-alumni terbaik, diantaranya IPK bagus, bahasa Inggris fluent, lulus written tes ilmu hukum dan juga memiliki mental dan fisik baja. Beda banget dengan seleksi di tempat2 lain yang masih mengandalkan koneksi, uang dan keberuntungan. Satu lagi, survey dari Pusat Data & Analisis Tempo (2007) menempatkan Fakultas Hukum UGM, UI dan UNPAD adalah tiga FH terbaik di Indonesia. Meskipun sedikit berbeda dengan hasil peneilitian saya (tahunnya aja udah beda 4 tahun), tapi masih memiliki kesamaan ketimbang pendapat Anda (FH UI, FH UGM, FH UNHAS dan FH USU). Dan satu lagi, sebut aja Universitas Pasti Doktor, tapi asal Anda tahu, hampir semua ahli hukum hebat di Indonesia lulus doktornya dari Unpad (sebut saja Mochtar Kusumaatmadja, OC Kaligis, Hotman Paris Hutape, Elza Syarief, Junivers Girsang, dan masih banyak lagi).

      • Januari Sihotang mengatakan:

        Karena gampang lulus doktornya. Kemudian, nama-nama dosen bagus yang anda sebut seperti Prof Muchtar dan lain-lain itu kan sudah tidak ada lagi. Nah, saat ini siapa lagi dosen FH UNPAD yang punya nama dan go nasional? Apalagi dosen mudanya, tak pernah kedengaran lagi tuh.

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        What? Gampang lulus doktornya?? Silahkan saja kamu ikut program doktoral di Unpad, kalo lulus dengan cumlaude , baru boleh bilang gitu ya. What? Prof. Mochtar Kusumaatmadja sudah tidak ada? Sebaiknya Anda perlu meralat semua pernyataan Anda, beliau masih mengadakah annual lecture.
        Kalo Anda menanya dosen2 kita sekarang, masih banyak kok yang bagus. Misalnya Prof. Eman Suparman (Ketua KY), Prof. Huala Adolf (distinguished professor of international dispute settlement), Prof. Romli Atamasasmita (distinguished professor of international criminal law & corruption), Prof. Etty R. Agose (distinguished professor of law of sea), Prof. Sumaryo Suryokusukomo (distinguished professor of diplomatic law), Prof. Komariah Emong & Prof. Mieke Komar Kantaatmajda (Supreme Court Judge), Prof. Man Suparman Sastrawidjdja (distinguished professof of commerce law), prof. Jusuf Anwar (distinguished professor of capital market, Dubes RI utk Jepang), etc etc. Semua dosen yang saya sebut diatas adalah para penulis buku dan masih mengajar aktif di kampus FH Unpad. Lagian nama-nama dosen besar tidak akan ada artinya kalo mahasiswa/alumninya tidak berkiprah di tingkat nasional maupun international. Satu lagi, standar FH UNPAD bukan nasional, tapi sudah internasional..

      • Romi mengatakan:

        oh no, please sampai Mochtar Kusumaatmadja aja. yg lainnya jangan disebut ;)

  46. vfp93 mengatakan:

    hidup FH Unpar! tp jgn pelit nilai huhu

  47. sweet mengatakan:

    FH UB kok gak masuk.???
    gak adil ini!!

  48. dhimas mengatakan:

    maaf buat penulisnya apakah sudah melihat tiap2 lembaga semacam kejaksaan, hakim MA,MK dll?anda bisa mengatakan bannyak di kejaksaan dll tolong diperjelas, secara g langsung anda mendiskreditkan FH yg lain, anda cb liat munir dy drmn?hakim KY itu dr mana?tolong dalam sebuah penelitian sertakan sumber penelitian anda, entah valid atau tidak biar publik yang menentukan sebagai peneliti tidak pantas bila hanya menulis seperti itu.terima kasih

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Pada saat menyusun peringkat ini di tahun 2011, lembaga-lembaga semacam kejaksaan dan kehakiman tidak masuk dalam pertimbangan penulis karena saya mendengar secara langsung bahwa di lembaga tersebut masih sering ada “setoran” bagi calon jaksa/calon hakim yang ingin diterima di lembaga tersebut. Tapi untuk penyusuan peringkat tahun 2012, akan saya jadikan sebagai salah satu faktor dalam menyusun peringkat. Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar..

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Oh ya, ini bukan upaya mendiskreditkan suatu kampus tertentu. Ini adalah salah satu upaya untuk memicu masing-masing kampus memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa dan masing-masing mahasiswa & alumni, menorehkan prestasi bagi almamater, jadi semua pihak akan terpacu untuk memberikan yang terbaik. Dan tidak ada hakim di KY, KY terdiri dari ketua dan anggota. Sumber penelitian? Yah, sedikti bamyak saya sudah singgung, dan pasti akan saya sertakan di peringkat tahun 2012 nanti.

  49. amrir mengatakan:

    selamat gabung di sini

  50. Isabelle mengatakan:

    kardoman, tolong penulisan nama universitas point ke -5 diralat dari “Universitas Katolik Atmajaya” menjadi “UnIversitas Katolik Indonesia Atma Jaya” or check websitenya aja biar gak keliru. thanks,..

  51. sodik mengatakan:

    ikut nimbrung ahhhhhh pi g mo ikut koment takut salah hehehe. salam kenal dari FH. Esa Unggul jakarta ( dulu Univ. Indonusa Esa Unggul / kampus emas )

  52. chadris mengatakan:

    wah kyanya ada yg ribut sypa yang terbaik nih??kyanya percuma y kita ribut dsni tp kita nya sndiri ga bisa jd yg terbaik..o y,saran nih bwt penulisnya,klo mw bikin ranking kya gni indikatornya jangan di satu/dua tempat ja y..bidang hukum tuh luas,terbaik di satu tempat belum tentu terbaik ditempat lain,krna bisa mndiskreditkan yg lain..klo indikatornya kurang mending jangan dishare deh,bisa ribut…catet dibuku harian ja klo mau bobo..hehe

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Yap, buat kita sebagai mahasiswa adalah bagaimana menjadi mahasiswa yang terbaik dan setelah lulus bagaimana menjadi alumni yang terbaik. Tapi bagi anak-anak SMA ataupun orang tua, mereka perlu sekali tahu agar tidak sampai salah pilih. Sangat disadari memang kalo ada suatu peringkat pasti ada kontroversi, di Amerika saja hasil survey suatu lembaga menempatkan peringkat FH No. 1 di USA adalah Yale Law School, tentu saja Harvard Law School tidak akan terima. Namanya juga zaman kebebesan berpendapat dan berekspresi, Anda punya pendapat jangan dicatat di buku harian, share ke orang lain…

    • indah mengatakan:

      saya salut atas usaha anda membuat rating dan sudah menjelaskan hal-hal yang perlu digarisbawahi, jadi kita jangan terlalu ributlah kalau fh kita ngga masuk,daripada memberi komentar yang tidak membangun lebih baik kita tunjukkan kualitas kita.sip…lanjutkan bung sharenya jangan ditulis di buku harian seperti saran chadris duh…chadris
      anda ini bagaimana sih?

      • kardoman.tumangger mengatakan:

        Terima kasih Indah, saya memang berusaha untuk membuat peringkat se-objektif mungkin. Akan tetapi, dalam suatu pendapat, pasti ada pendapat tentangan.Itu sudah menjadi hukum alam. Yang penting adalah komentar/pendapat tentangan harus bermutu atau kalau bisa ada data pembanding. Kalau pendapat hanya berdasarkan subjektifitas, kan semua orang juga bisa..

  53. Rendy mengatakan:

    Klo boleh tau Universitas Andalas utk FH nya peringkat berapa ya? Thnks

  54. Tania Melz mengatakan:

    Kalau dilihat dari sudut prestasi mahasiswanya, gw yakin gak ada yang nolak buat jadiin UPH dinomer 1, secara prestasinya yg udah Go Internasional gak maen2 sebut aja kompetisi hukum paling bergengsi kayak Phillip C. Jesup International Law MCC pada JESSUP 2011 juara 1 dan JESSUP 2012 Juara 2… UI dan UNPAD saja masih dibawahnya selama 2 tahun terakhir.., tapi yang terpenting adalah menjadi praktisi hukum yang benar2 berkontribusi buat rakyat dan indonesia whatever your school and whatever your achievement that you’ve got. jangan kayak sarjana2 hukum yg berasal dari fh bergengsi tapi kepintarannya digunain buat KE”BIADAB”AN pada saat berkarir dan akhirnya hanya menjadi “AN OUTCAST”… SEMANGAT!!!

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Memang belakangan ini UPH prestasinya semakin melejit dan mungkin semua kalangan dapat menerimanya. Tapi itu hanya dalam waktu 2-3 tahun terakhir, belum bisa menggeser popularitas para legendaris. Misalnya saja nih, Rihanna & Katy Perry sekarang sebagai penyanyi paling terkenal saat ini, tapi ini belum cukup untuk menggeser legenda Madonna, Celine Dion, Whitney Houston, Janet Jackson, dll yang sudah senior dan teruji oleh zaman. Butuh waktu yang lama untuk menguji seseorang apakah akan bertahan lama di posisi puncak atau tidak. Dan jangan lupa lagi, selama lebih dari 30-50 tahun, deretan FH PTN telah menyumbang banyak bagi negeri, itu tidak bisa langsung terhapus dengan prestasi 2-3 tahun oleh UPH.

    • Bond mengatakan:

      gw akuin kalo UPH bagus di kompetisi internasional. tapi di kompetisi nasional? masih memble. apalagi sekarang2 ini, merosot drastis prestasi nasionalnya. NMCC gk pernah menang, debat juga.. hmm…

  55. tania melz mengatakan:

    “selama lebih dari 30-50 tahun, deretan FH PTN telah menyumbang banyak bagi negeri, itu tidak bisa langsung terhapus dengan prestasi 2-3 tahun oleh UPH.” menyumbang banyaknya koruptor??!! wkwkwkwkwkwwk, sayangnya pula kursi2 PTN akhir2 ini bisa dibeli layaknya kursi DPR (tak dipungkiri),.. yaaa PTN/PTS sama ajalah sebenernya, toh banyak PTN terbaik juga gak membuat hukum indonesia makin baik, iya kan?? makin ANCUR yang ada!!! …
    dan FAKULTAS HUKUM sebagai wadah menimba ilmu tidak bisa diibaratkan dengan penyanyi “harap profesional dan bersikap netral sebagai penulis” dari komentar diatas sepertinya anda tidak terima kalau saudari Tania mengutarakan hal demikian… jadilah penulis yang tidak “MEMIHAK” tapi “MEMBUKA WAWASAN” bahwa ada sesuatu yang ingin anda publikasikan..

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Kata orang bijak, “Bahasa menunjukkan bangsa”. Kalo bahasa Anda seperti ini: “selama lebih dari 30-50 tahun, deretan FH PTN telah menyumbang banyak bagi negeri, itu tidak bisa langsung terhapus dengan prestasi 2-3 tahun oleh UPH.” menyumbang banyaknya koruptor??!! wkwkwkwkwkwwk, sayangnya pula kursi2 PTN akhir2 ini bisa dibeli layaknya kursi DPR (tak dipungkiri),.. yaaa PTN/PTS sama ajalah sebenernya, toh banyak PTN terbaik juga gak membuat hukum indonesia makin baik, iya kan?? makin ANCUR yang ada!!!” Wah, saya bingung jadinya, dengan bahasa demikian, Anda itu termasuk bangsa apa?

      Kalo diteliti lagi kalimat Anda terlalu menggeneralisir bahwa semua FH PTN adalah penyumbang koruptor, maka mungkin Anda perlu belajar bahasa Indonesia lagi (mungkin karena Anda bukan bangsa Indonesia) bagaimana cara menarik kesimpulan yang benar. Apalagi kalo dilihat lagi, dalam peringkat saya justru ada banyak FH PTS yang masuk bahkan 50% diantaranya (UNPAR, ATMAJAYA, UNTAR, TRISAKTI, UPH). Satu lagi, orang bijak juga sering berkata: “Kacang lupa akan kulitnya”. Saya tidak habis pikir, apakah FH PTS di Indonesia (terutama yang masih muda usianya) akan ada dosennya kalo tidak ada PTN? Emangnya dosen-dosennya kuliah S-1 di luar negeri semua ya?

      Masalah memihak atau tidak, itu hak Anda untuk menghakimi. Kalo Anda punya pendapat, bagikan ke orang lain, biar orang yang menilai. Ingat: “tidak ada pendapat yang objektif, kecuali pendapat yang tidak objektif itu sendiri.”

  56. robby wildanu mengatakan:

    yuhuuuuuu, FH UNPAR di posisi ke -4, good good…. btw, UGM no. 3?!!! *bingung*, !! USU mana? UPH cuma diposisi 9?.. never mind laahh… woy Kardoman, nanti nge-Rilis pemeringkatan gak buat taon ini?

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Tunggu aja ntar hasil penelitian terbaru saya yang akan dirilis pada awal Maret untuk peringkat 2012 dengan metode pendekatan yang lebih baik. Saya yakin pasti akan banyak perubahan karena nanti saya menggunakan indikator yg lebih baik, kalo saat ini masih menggunakan indikator law firm. Mengapa law firm? Karena law firm adalah perusahaan yang core bisnisnya adalah bidang hukum, sedangkan kalo perusahaan yang lain, hukum hanya sebagai supporting saja..

  57. Benny mengatakan:

    Penilaian ini kan berdasarkan yang kerja di top-tier law firm. jangan pada out of context lah. ada yang bawa-bawa lembaga negara segala.

    Mau Fakultas Hukum kita top-rank ato ngak, selama tekun, pekerja keras, pantang menyerah, dijamin sukses! :D apa yang kita tanam, itu yang akan kita tuai!

    God Bless Indonesia

  58. Rheza Mario mengatakan:

    thanks buat bung doman yang udah nulis comment ini. ane juga FH UNPAD. buat orang “ga ngerti hukum” yang nulis UNPAD itu universitas pasti doktor, gue kasih tau y, kata dosen gue salah satu ketua Lembaga tinggi di republik ini sekarang itu pernah di DO waktu lg S3 di UNPAD !!, Trus doi pindah buat S3 di salah satu PTN di Jateng. jadi, ga segampang itu doktor di UNPAD. kalo gatau, jangan banyak omong. kalo lu sakit hati ga bisa masuk UNPAD, belajar SPMB aj ama gue. jangan jelekkin almamater gue…

  59. ariyadi mengatakan:

    kalau mau bersaing yang sehat donk, jangan saling menjelekkan Perguruan Tinggi. buat saya semua Perguruan Tinggi sama yang beda adalah kualitas…

  60. Wicakson mengatakan:

    Yg jelas paling mantep y fh undip, dgn biaya murah meriah bisa dpt kulitas yg ga kalah
    Peace guys :-D

  61. djeruk mengatakan:

    @Rheza Mario. what? anda bilang dia gak ngerti hukum? dia sakit hati gak bisa masuk unpad? maaf, anda belum tahu saja dia. dia sedang menyelesaikan kuliah S2-nya di Hukum UGM. dia kerabat saya. saya kenal dia.. anda itu baru lulus SMA tahun 2010. jadi please, anda saja yg belajar SPMB ke dia.

  62. Senta ombar mengatakan:

    Aq pengen tw dmNa skolah hukum yg bagus d medan bukan d jakarta

  63. itha nurlette mengatakan:

    hi… friend’s gw tau lah yang ngomong disini sebagian besar punya titel SH, seharusnya titel ini menjadikan kita sarjana hukum yang mampu secara kualitas n kuantitas yg berbobot jgn krna ada teman2 yg mau share pendapat di sni malah membuat jadi adu argumen yg slah subjek disini penulis berpendapat dari LAW FIRM ala si penulis n sah2 aja kok, klo tman2 yg lain merasa pendapat si penulis masih kurang seharusnya di cari data pembanding yg valid coz aku yakin si penulis udh meneliti sbelum di share,,, good luck n di tunggu rating terbarux dh 1 maret neh…. thank’s

  64. yeye_yuan mengatakan:

    pengen kuliah hukum tp masih bingung -_-”
    kalo kuliah politik yg baik itu dimana ya?

  65. GARUDA mengatakan:

    Hmm..baca artikelnya sebenarnya bagus, dan memang sah-sah saja penulis punya pemikiran seperti itu..Tapi klo baca comment”nya kok jd miriiiis bgt!
    Inilah negeri kita kawan..rela adu mulut adu jotos cuman buat kepentingan masing”.
    Adu argumen kenceng”an cuman buat blg “KAMPUS GW NOMOR SATUUU!!”
    Baik buruknya almamater anda bisa dilihat dari diri anda masing” sekarang.
    Sudah jadi apa anda sekarang??
    Sudah berguna kah bagi Negara kita??
    Jika sudah..berarti anda boleh bangga dengan almamater kalian itu..tapi cukup dalam hati, jangan ditonjolkan. :) :) :)

    -STOP PECAH BELAH BANGSA-

  66. murrin mengatakan:

    kak… kapan nih buat pemeringkatan tahun 2012nya?
    udah mau kuliah ni… udah masuk UNPAR tapi tetep aja masih galau

  67. UI i`am coming 1 year the next

  68. […] of Toronto Faculty of Law, UNPAD, UNPAR, UPH, Yale Law School 0 Setelah Penulis merilis 10 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Tahun 2011, ternyata ada banyak kritik, opini dan masukan yang membangun sehingga dapat dijadikan bahan […]

  69. Ari mengatakan:

    marilah bersatu membangun bangsa ini, bergandengan tangan bersatu memajukan kualitas bangsa, tidak larut dalam perbedaa. (alumni FH UNEJ)

  70. Agus mengatakan:

    Harusnya tuch judulnya diganti, BUKAN FH TERBAIK.. TAPI FH PEMASOK LULUSAN TERBANYAK DI LAW FIRM… Judulnya aja udah salah.. isinya cuman HOAX.. Ya jelas banyak yg protes lah..

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Terserah Penulis dong, kalo kamu punya data pembanding, silahkan dibuat. Jangan cuma bisa ngomong doang…

      • anshardjie mengatakan:

        Wah perdebatannya jadi gak berujung. Semua terserah penulis dong kalo kayak begitu. Kalo gak mau dikritik ya jangan bikin tulisan dong. Kalo anda berani membuat opini, anda juga harus berani menerima kritik terhadap opini anda. Saya sepakat bahwa memang judul tidak relevan dengan konten anda. Bukan persoalan data pembanding. Penulisnya juga mengakui kan kalo tulisan ini menggunakan parameternya sendiri, tapi kan akhirnya kurang tepat dalam menentukan judul tulisan. Wajarlah kalo banyak yang protes.

      • Beni mengatakan:

        Memuaskan…thank’ss info’y

  71. Dayat mengatakan:

    Hahaha>>> Romli Atmasasmita (guru besar yg sangat dibanggakan di Unpad) dan Moh Mahfud MD aja ngambil doktornya di FH UGM

  72. Nurma Listyana Ayu mengatakan:

    weh ada blog kayak gini..
    oke gw mau berkomentar tentang FH UII dan FH UGM tapi hanya seputaran alumni yang berkiprah di advokat ya. kan sesuai blog ini yang mematok koridor alumni yg bertengger di lawfirm.

    sepanjang pengamatan gw, FH UII memang salah satu FH tertua di Indonesia (masih ada FH tertua yang lain lho, makanya salah satu). tapi uniknya fakultas tsb sebagai penopang eksistensi Universitas (lihat aja di UII, fakultas mana sih yang berkompeten. paling FH atau gak FE). selain itu dilihat dari alumninya, kebanyakan berkiprah di dunia pemerintahan, politik dan sedikit di dunia advokat. gw rasa advokat alumni FH UII juga bertengger di regional Jogja (walaupun ada beberapa di wilayah ibu kota). masalahnya jika para alumninya tsb udah gak jabat di pemerintahan seperti Mahfud MD, Abdul Haris Semendawai, Busyro Muqaddas, Suparman Marzuki, gw rasa popularitasnya menurun bahkan ada rumor klo alumni2 tsb menjadi agen pemasaran bagi UII. kebanyakan pula jebolan UII sekarang ini pada masuk ke PNS, perusahaan swasta kecil menengah (sedikit yang besar) dan pekerjaan lain yg jarang di litigasi. sedikit yang ingin jadi advokat. klo pun mau jadi advokat juga di sekitaran jogja dan kampung halamannya. atau juga malah jadi dosen atau peneliti.

    FH UGM?sama kok tertua juga (masih ada yg lain lagi ya..hehe) sepanjang pengamatan gw, yang berkiprah di dunia advokat sedikit sekali. rata-rata jebolannya masuk di dunia perusahaan ternama dan nasional (bahkan internasional). hebatnya tuh, ada pesan dari setiap alumni (entah benar atau gak): “jika sampeyan (alumni FH UGM) dalam hal itu berposisi mewawancarai dan menyeleksi pelamar dari FH UGM, prioritaskanlah!!. ingat 2 gajah, ITB (eksak) dan UGM (non eksak)”. advokat alumni UGM rata-rata sudah tua dan itu juga di regional jogja aja, karena unregenerasi dan keinginan alumni sekarang yg sedikit mau jadi advokat. paling yang masih berkobar kayak Lasdin Welas, R.M Setyohardjo, J.J Sujami. mereka advokat alumni UGM yg udah beracara sejak tahun 60an, tapi dari dulu ampe sekarang mainnya ya di jogja aja, jarang keluar. sama juga dengan UII, klo gak jadi advokat dan gawe di perusahaan, paling jadi dosen atau peneliti.

    Kesimpulannya adalah FH di jogja sedikit sekali menelorkan advokat bahkan sampai terkenal. tapi itu tergantung dari usaha individu masing-masing. jika berusaha semaksimal mungkin, berdoa sungguh-sungguh, cari link sebanyak-banyaknya dan usaha lainnya, gw rasa bisa lah sekelas Hotman Paris dan mahluk sejenisnya.

    note: pengalaman gw melihat situasi dan kondisi, alumni FH di jogja itu emang notabene jadi pekerja dan birokrat. udah pensiun, baru deh jadi advokat. biar nambah pengahasilan di masa tua. hehehehehe
    udah lah gak usah berantem, ntar juga sama-sama nyari duit.
    ane gak suka meng”anakemas”kan PTN ama model pemeringkatan, itu cuma menghasilkan perpecahan.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Memang benar sekali, untuk urusan lawyer UI, Unpad, dan Unpar adalah 3 terbaik. Sedangkan UGM & UII mungkin tidak akan bertengger di 10 besar (kalo indikator berdasarkan alumni yang menjadi lawyer). Tapi mengingat judul nya yang terbaik, makanya FH UGM masuklah 10 besar, karena alumni mereka menyumbang banyak dari alumni yang bekerja di pemerintahan dan perusahaan ternama sebagai lawyer inhouse.

    • Eyangsubur mengatakan:

      Kok ente tau detail banget jangan2 ente mahasiswa UII tapi kena DO,,ahahaha

  73. joni mengatakan:

    Wah komennya sangat bias Jakarta ….. respondennya juga orang-orang sana juga…Klo berbasis data dan bukan survey dengan metodologi terbatas kayak gini, maka FH UGM, FH UII masih yang terbaik…dan saya kira FH UI diperingkat 3…UNPAD belum masuk itungan…Tapi silakan tiap orang silakan buat pemeringkatan.
    Contoh lain untuk fakultas ekonomi, persepsi orang mengatakan FE UI lebih unggul dari FE UGM, tapi data internasional yang terhormat kayak AACSB di USA hanya merekomendasikan FEB UGM terbaik untuk fakultas ekonomi di Indonesia…hati-hati dengan bias Jakarta dan menggunakan kriteria yang menguntungkan mereka

  74. Nina mengatakan:

    Yes saya kira paling tidak FH UII dan FH UGM ada di dua FH terbaik di Indonesia…..saya setuju denga term bias Jakarta, mereka banyak unggul dengan membangun persepsi aja…..kita bisa buat pemeringkatan dengan kriteria yang lebih fair….

  75. Ahmad mengatakan:

    Saya kebetulan lulusan Sarjana Hukum Unpad, Bandung dan sedang menempuh Magister Hukum di UI, Salemba. Pada dasarnya, kualitas diantara kedua Univ. ini sama saja, tidak ada yang berbeda dengan cara pengajarannya. Menurut saya, membanggakan almamater itu sah2 saja, tidak salah dan tidak dilarang oleh UU :) tapi mohon jangan sampai timbul perpecahan seperti ini. Inget semboyan negara kita “Bhinneka Tunggal Ika”, berbeda2 tapi tetap satu jua. Jadi mau kita lulusa ui,unpad,ugm,unair,atma,uph,uncen,usu, dsb..semuanya sama saja, yang penting insan-insan bangsa ini tetap bersatu. Wassalam…

  76. roy mengatakan:

    UB peringkat berapa ya ?

  77. daniel mengatakan:

    Jangan abaikan Fakultas Hukum USU (Universitas Sumatera Utara) , hasil BAN-PT , fakultas ini berrhasil mendapat akreditasi A. Selain itu alumni usu juga banyak tersebar di mana-mana dan juga fakultas hukum usu adalah fakultas hukum terbaik diluar pulau jawa!

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Berturut-turut untuk peringkat 11-15:
      11. Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atmajaya (Akreditasi B)
      12. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (Akreditasi A)
      13. Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (Akreditasi A)
      14. Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara (Akreditasi A)
      15. Fakultas Hukum Universitas Pancasila (Akreditasi A).

      Akreditasi A tidak menjamin fakultas hukum tersebut menjadi yang terbaik. Masih ada banyak puluhan fakultas hukum lainnya yang juga menyandang akreditasi A.

  78. Mas Taufik mengatakan:

    Susah ketika indikator yang digunakan adalah pedoman ‘Ada di Jakarta’ akhirnya menadi terlalu sentralistik. Itulah kekurangan Indonesia, masih terlalu sentralistik pada Ibukota.

  79. anak bijak mengatakan:

    saya ada masukan nih… kan judulnya 10 fakultas hukum terbaik INA. gimana klo urutannya acak (jd yg tau cmn penulis). co: no.1 UPH, 6. Unpad 9. UI. yg penting inti infonya mereka 10 fak hukum terbaik indonesiakan. gimana? he he he

  80. Marthin mengatakan:

    anda menilainya karna ekspos dari media kan?. Makanya kalau anda mau buat peringkat, datangi satu persatu kampusnya. Liat mana yang bagus. Persoalan reputable yang di Jakarta, anda jangan berpikir kalau semua alumni FH yang di jakarta itu bagus. Hanya kebetulan saja kampusnya dekat jakarta, makanya kerjanya di jakarta. Yang bagus menurut saya, FH UI, FH, UGM, FH USU, FH Unhas, dan FH Unair

    • atha intania mengatakan:

      UDAH JANGAN BERANTEM. YG PENTING CEPET KERJA BNYAK DUIT SUKUR2 JD PRAKTISI TERKENAL. LEBIH MAKNYOS SUAMI FH ISTRI FK KYK SAYA Ђέε..ђέε..ђέε..(.̮)‎​​Ђέε..ђέε..ђέε..

  81. spica mengatakan:

    authornya salah, pertama UGM kedua UNPAD, ketiga UI, fakta loh. kenapa UI yang pertama malah jadi yang ketiga? karena saya yakin perkara fasilitas mewah dan blablabla yang mendongkrak. dan fakultas hukum tertua di Indonesia itu UGM bukan UI.

  82. dika mengatakan:

    untuk Tata Negara bagusnya dmna min?

  83. fikrah mengatakan:

    seandainya dulu law firm ternama diisi oleh pts bsi, tentunya hal itu akan berbeda dg sekarang yang kebanyakan law firmnya diisi oleh lulusan ui,ugm,unpad. Hal itu terjadi kerna ptn tersebut lebih senior, jadi wajarlah ptn tersebut mengungguli pt lainnya. Dan seandainya kampu BSI yang para lulusannya banyak di law firm ternama, saya kira lulusan bsi lah yang diprioritaskan untuk diterima .Jadi kesimpulannya, sistem birokrasi kita sebenarnya sistem ketransparan dalam menyeleksi masih banyak mengandung unsur-unsur yang berbau almomater, bukannya kualitas sarjananya.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Kalau Anda merasa qualified untuk bekerja di reputable law firm, silahkan saja mendaftar. Yang pasti, unsur-unsur almamater menduduki peringkat kesekian dalam menentukan diterima atau tidakanya seorang sarjana hukum di law firm.

  84. […] Penulis merilis 10 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Tahun 2011, ternyata ada banyak kritik, opini dan masukan yang membangun sehingga dapat dijadikan bahan […]

  85. iful mengatakan:

    lanjutkan debatnya,apakah sudah menemukan titik tengahnya ?

  86. moorsaid mengatakan:

    Bravo para sarjana hukum Indonesia..!Semoga ilmunya bermanfaat untuk masyarakat, rakyat dan bangsa ini yang kian terpuruk dan carut marutnya penegakan supremasi hukum di negeri ini sementara para ahli hukum hanya pandai berdebat saja..Dan semoga bukan hanya kejar karir untuk kejar kekayaan pribadi dan keluarga..Sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi sesamanya..Fr: ex personalia jadi pengusaha

  87. ajo! mengatakan:

    kog USU Universitas Sumatra utara gk masuk? padahal lawyer2 banyak anak2 medan?. ya gk gan?

  88. nisa mengatakan:

    paling bagus nomor uno ya STIH IBLAM—–yg lain KO Dech—–

  89. agus mengatakan:

    fakultas hukum universitas tarumanagara pada tahun 2012 hingga saat ini telah menduduki peringkat ke 3

  90. oktavo mengatakan:

    Menarik juga melihat komentar2 di sini. Sebagai salah satu alumni fakultas hukum yang nama universitasnya di sebut di sini, saya mo kemonter pengalaman saya selama kerja lebih dari 14 tahun. Untuk dunia Law Firm, terutama Law Firm yang fokus ke bidang bisnis, maka lulusan FH UI adalah penguasa, kemudian lulusan FH Unpad, kemudian lulusan FH Trisakti dan FH Unpar, baru kemudian lulusan FH UGM. Saya tidak bicara kualitas lulusan, tp itu adalah hasil pengamatan saya selama berkecimpung di bidang hukum. Kenapa mayoritas FH UI menguasai law firm? Ya karena top Business Lawyers (corporate Lawyers) umumnya lulusan FH UI.
    FH UI sepertinya sangat menggenjot bidang business law. Wajar saja, karena UI kan letaknya (dulu) di Jakarta. Lulusan FH bidang perdata/bisnis sangat banyak dibutuhkan untuk menunjang derasnya modal asing yang mulai dibuka pemerintah orba lewat UU penanaman modal asing/dalam negeri. UI, sebagai salah satu universitas terkemuka dan terletak di ibukota tentu yang jadi tumpuan untuk mengisi kekosongan lawyer di bidang ini. So, UI adalah pioner praktisi hukum bisnis. Kemudian FH Unpad, FH Trisakti, dst.

    Kalo diliat dari kualitas lulusannya, alumini FH UI sptnya mereka sudah dipersiapkan untuk jadi praktisi. Kurikulum mereka sptnya sudah menerapkan “link and match” dengan dunia usaha. Sementara FH UGM (satu dekade lalu) masih menekankan ke bidang akademis ketimbang dunia praktis. Makanya, lulusan FH UGM lebih banyak jadi akademisi atau mengisi jajaran birokrasi spt hakim, jaksa, atau posisi di departemen-departemen. Corporate lawyers bisa dibilang bidang baru bagi FH UGM.

    Paling bagus lulusan mana? Sepuluh tahun lalu mungkin pertanyaan tersebut masih relevan diajukan. Tapi saat ini menjadi kurang relevan. Mengapa? Karena saat ini informasi sudah menjadi domain publik. Informasi berserakan. Tinggal kita nya mau gak gunain informasi tersebut untuk mendukung kemajuan diri kita. Jadi kalo mo hebat, banyak2lah belajar sendiri di luar bangku kuliah. Datangi perpustakaan, pelajari yurisprudensi, baca artikel hukum, hadiri workshop, seminar, ikuti magang. Dan satu hal, buat temen2 yang baru atau akan meniti kariri di bindang praktisi hukum. Saat pertama melangkah, jangan uang yang jadi patokan. Gali pengalaman sebanyak2nya. Upgrade diri Anda dan pengetahuan Anda. Uang akan datang (jika itu yang dicari). Demikian wasalam.

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Setuju bung okta, semua tergantung kepada mahasiswanya. Tapi kebanyakan mahasiswa masih bertumpu kepada kurikulum kampus, sehingga baik tidaknya kurikulum kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menuju realitas kerja masih merupakan faktor penting dalam memeringkat kampus…

  91. Endrio Susila mengatakan:

    Sebagai referensi, di Indonesia ada lebih dari 271 Fakultas Hukum baik dimiliki oleh PTN maupun PTS. Dari sekian banyak Fakultas Hukum tersebut, hanya ada lebih kurang 40 FH (PTN/PTS) yang memiliki Akreditasi A (BANPT). Syarat untuk mendapatkan akreditasi A adalah memperoleh skor akreditasi minimal 262. Jika ranking dibuat berdasarkan skore akreditasi, maka boleh jadi kita akan kaget karena akan munucul di papan atas nama-nama Fakultas Hukum yang selama ini mungkin kurang dikenal reputasinya karena masih muda usianya, seperti misal Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FH-UMY). FH-UMY memperoleh akreditasi A pertama kali tahun 2007 (dengan skore 270) dan kembali meraih akreditasi A tahun 2012 (skore 278). FH UMY sangat kuat dalam bidang internasionalisasi, pada tahun ke 2, mahasiswa sudah pada beterbangan ke luar negeri (Belanda, China, Korea, Taiwan, Turki, Singapura, Thailand, Malaysia, dll) untuk mengikuti kegiatan short course, student exchange, dan international conference sebagai presenter). Karena masih muda, alumninya belum banyak dikenal karena belum berada pada posisi puncak karir, ada hakim MK yang merupakan alumni FH UMY, tapi karena tidak menjabat sebagai ketua maka beliau kurang dikenal, ada beberapa hakim agung yang merupakan alumni FH-UMY, tapi karena tidak memiliki jabatan struktural, maka kurang dikenal.Mungkin dalam lima atau sepuluh tahun lagi, FH UMY akan memancarkan sinarnya.

  92. dimas mengatakan:

    FH UII ga ada nih mas hhe

    • kardoman.tumangger mengatakan:

      Kebetulan untuk tahun 2011, saya survey di top law firms di Jakarta. Disana saya jarang atau bahkan tidak menemukan alumni dari FH UII. Metode Survey telah saya modifikasi di tahun 2012, disana FH UII sudah masuk..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s